
Dalam rangka meningkatkan sinergi dan kolaborasi pelaksanaan pembangunan di Jawa Tengah, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Forum Optimalisasi Technopark bersama Teknopark Pangan Dinas Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Grobogan pada hari Selasa, 25 Februari 2025. Kegiatan Forum Optimalisasi Technopark diikuti oleh 25 tenant Teknopark Pangan Grobogan dan turut dihadiri oleh Bapak Sekretaris Daerah Kab. Grobogan, perwakilan OPD Kabupaten Grobogan, serta akademisi dari Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Grobogan. Kegiatan bertempat di Ruang Pelatihan, Gedung Utama Teknopark Pangan Grobogan, Dapurno, Wirosari.
Registrasi peserta pelatihan dimulai pukul 08.30. Acara dimulai pukul 10.00 dengan pembukaan oleh MC kemudian dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya bersama-sama. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan selamat datang sekaligus pembukaan rangkaian kegiatan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Bapak Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. Kemudian dilanjutkan sambutan pengarahan dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang SDM dan Infrastruktur Riset dan Teknologi Bapak Dr. Joko Mulyono, S.STP., M.Si.
Kegiatan Forum Optimalisasi Technopark ini diisi dengan dua materi. Materi pertama yaitu “Strategi Pemasaran dan Akses Pasar untuk Meningkatkan Penjualan Produk UMKM di Jawa Tengah” yang disampaikan oleh Fasilitator Sarana Pemasaran Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah Bapak Teguh Iman Sayekti S.H., M.Si. Materi kedua yaitu tentang “Diversifikasi Pangan Lokal menjadi Produk Kuliner Inovatif” yang disampaikan oleh Praktisi Mocaf Ibu Arin Listya Apriyani dari Kurnia Mocaf Banjarnegara.
Setelah sesi pemaparan narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Diskusi dilakukan dengan dua termin dimana masing-masing termin ada tiga pertanyaan. Peserta sangat antusias menanyakan cara meningkatkan pemasaran produk mereka. Salah satu saran dari Bapak Teguh yaitu dengan berkolaborasi membuat kelompok dan membuat parcel ramadhan bersama kemudian menawarkan ke semua OPD.
Setelah selesai sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan praktek membuat flakes mocaf. Peserta diajarkan secara langsung oleh Ibu Arin bagaimana cara membuat flakes mocaf, dan bagaimana pemasarannya. Kegiatan diakhiri dengan penutupan dan foto bersama.
