Grobogan, 6 – 7 Februari 2024 Teknopark Pangan Grobogan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Pengolahan Produk Berbasis Pangan Lokal yang ketiga.
Pelatihan tahap dua ini dilaksanakan selama 2 hari, diikuti oleh 100 peserta yang dibagi 2 kelompok masing-masing kelompok 50 orang.
Kelompok II mengikuti pelatihan pada hari Selasa, 6 Februari 2024, sedangkan kelompok I mengikuti secara online melalui zoom. Pelatihan pada tanggal 6 Februari ini mendapatkan materi dari 5 narasumber, dimana terdiri dari 5 materi teori dan 2 materi praktik. Acara berlangsung mulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00 WIB.
Materi pertama diberikan oleh Bapak Avif dari UKM Sari Kedelai Sultan yang mengisi materi tentang pembuatan sari kedelai. Dilanjutkan materi kedua oleh Ibu Ambarwai dari KUB Maju Jaya tentang pembuatan beras analog. Materi ketiga diisi oleh Bapak Sumarli, S.E. yang mengisi materi tentang pengelolaan keuangan bagi UMKM. Materi keempat diisi oleh Bapak Setda Kab. Grobogan yaitu Bapak Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. mengenai Pengembangan Pangan Lokal di Kabupaten Grobogan. Materi terakhir diisi oleh Ibu Lusia Indah Artani, S.E., M.M. yang mengisi tentang Kemasan Produk Pangan Lokal.
Materi teori diberikan di ruang pelatihan Teknopark. Setelah diselingi ishoma, pelatihan dilanjutkan agenda praktik pembuatan sari kedelai dan beras analog di gedung workshop Teknopark Pangan Grobogan.
Pelatihan pada hari Rabu, 7 Februari 2024 diikuti oleh kelompok I secara tatap muka di Teknopark Pangan Grobogan. Karena pada hari sebelumnya peserta dari kelompok I sudah mengikuti pemberian materi secara teori melalui zoom meeting, di tanggal 7 Februari Kelompok I menerima materi dari Bapak Junaidi mengenai pembuatan mie mocaf dan dari Ibu Ambarwati mengenai pembuatan beras analog. Materi pembuatan mie mocaf dan beras analog ini diberikan secara teori dan praktik.
Kelima narasumber ini sangat aktif dan bersemangat dalam memberikan materi, sehingga peserta pelatihan sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Setelah praktek, peserta pelatihan mengicip sari kedelai dan membawa pulang beras analog yang tadi dibuat bersama-sama.
